SEPOTONG LELAH

Ada debar merentes sukma dan jiwaku
Melaju laju menuntutku terkapar dalam diam
Hanyut memaknai langkah yang kian goyah

lelah hinggapi sekujur angan dan batinku
Membunuh satu demi satu hati yang membisu
Bergelut harap yang kian budar aroma harumnya

Aku mencintaimu sungguh membencimuAku merindukanmu sungguh tak inginkanmu
Aku membutuhkanmu sungguh tak ingin menatapmu

Sepotong lelah menyergap anganku
Bebilur dalam,dalam aliran darahku
Mengumpat benci atas cinta yang luluri hatiku

Ach persetan dengan kisah cinta
Hanya derita tiada bahagia hingga nyata
Tinggalah puing2 nestapa tak berdaya

No comments:

Post a Comment